Selasa, 08 Mei 2012

Madu Royal Jelly Balita (A3)

www.xamthonepluscenter.com

Kita semua ingin perkembangan balita kita tumbuh dengan sehat dan kuat. Apa saja nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan balita dan salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh perkembangan balita agar ia dapat tumbuh sehat dan kuat.adalah protein.
Seperti air, protein membentuk sebagian besar berat tubuh manusia. Otot, organ, rambut, kuku dan ligamen semuanya terbuat dari protein, sehingga tidak bisa disangkal lagi pentingnya protein bagi perkembangan balita. Protein juga sangat penting bagi perkembangan otak anak. Otak dan saraf-sarafnya terbuat dari lemak, tetapi mereka saling berkomunikasi dengan bantuan protein yang kita makan. Hormon dan enzim yang menyebabkan perubahan kimiawi dan mengatur semua proses tubuh dibuat dari protein.
Makan mempengaruhi perkembangan balita, salah satunya kimia saraf mana yang akan lebih dominan di otaknya, yang mempengaruhi apa yang ia rasakan. Dalam perkembangan balita, karbohidrat meningkatkan tingkat asam amino tryptophan, yang akan menyebabkan otak membuat neurotransmitter yang menenangkan yang disebut serotonin. Serotonin penting untuk dalam perkembangan balita karena menjaga pola tidur yang normal, tekanan darah dan nafsu makan, diantara lainnya.
Memakan protein dalam perkembangan balita ini berfungsi untuk meningkatkan tingkat asam amino lain yang disebut tyrosine, yang menyebabkan otak memproduksi norepinephrine dan dopamine, pembawa pesan kimiawi lainnya di otak. Walaupun tidak sepopuler serotonin, peranan norepinephrine dan dopamine dalam perkembangan balita dapat membuat anak Anda lebih berenergi karena mereka meningkatkan kecepatan otak dan aktivitas.
 

Madu Royal Jelly Balita (A3) telah diciptakan khusus untuk memastikan perkembangan balita Anda dengan kombinasi Madu, Royal Jelly dan Minyak Ikan (DHA,EPA) berkhasiat menunjang pertumbuhan anak, mencerdaskan anak dan membuat bibir bayi menjadi merah alami (oleskan di bibir secara rutin).
 
MADU ROYAL JELLY BALITA  sangat berkhasiat untuk :
  1. Menambah nutrisi otak pada anak
  2. Membantu pertumbuhan fisik pada anak
  3. Membantu perkembangan IQ pada anak
  4. Membantu menjaga sistem imunitas atau kekebalan tubuh pada anak
  5. Membantu menambah nafsu makan pada anak
  6. Dioleskan secara berkala dapat membuat bibir anak menjadi merah
  7. Membantu pertumbuhan penglihatan pada anak
  8. Membantu dan menjaga kesehatan jantung pada anak
  9. Membantu mencegah dan mengurangi stress pada anak
Madu
kandungan gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%). Karbohidrat madu ikut menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan balita. Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun non-esensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.Vitamin yang terdapat dalam madu antara lain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, dan vitamin C. Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Meskipun jumlahnya relatif sedikit, mineral madu merupakan sumber ideal bagi tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu mendekati yang terdapat dalam darah manusia. Penelitian menunjukkan, madu juga mengandung faktor pertumbuhan.
Royal Jelly
Royal Jelly atau susu ratu adalah makanan khusus bagi ratu lebah. Berbeda dengan tiga produk lebah lainnya yaitu Madu, Propolis dan Pollen, Royal Jelly bukan produk tanaman yang dikumpulkan dan dimondifikasi oleh lebah. Royal Jelly secara khusus diproduksi oleh lebah pekerja perawat dari pollen dan nectar yang dihirupnya, kemudian di sekresikan dari gandula khusus di kepala lebah.Di dalam sarang lebah Royal Jelly dipakai untuk memberikan makanan kepada seluruh larva yang ada di dalam lebah selama tiga hari saja, selanjutnya hanya larva yang akan menjadi ratu yang terus diberi makan Royal Jelly sepanjang hidupnya. Karena makanan yang berbeda ini (ratu makan Royal Jelly sedangkan lebah lain makan Madu dan Pollen), maka ratu lebah berusia sangat panjang dibandingkan dengan lebah umumnya. Apabila lebih biasa umurnya hanya berkisar 7 sampai 8 minggu, maka lebah ratu usianya berkisar antara 5 sampai 7 tahun (35 – 50 kali lebih panjang usianya dibandingkan lebah biasa).Dengan konsumsi yang berbeda pula lebah ratu memiliki ukuran yang jauh lebih besar dari lebah biasa (40% lebih besar) dan lebih berat (60% lebih berat). Kehebatan lain dari ciptaan Tuhan dalam bentuk lebah ratu ini adalah dalam hal reproduksi, meskipun ratu hanya kawin sekali saja seumur hidupnya – lebh ratu mampu bertelur dalam jumlah yang melebihi berat badannya setiap hari.
Dalam segala kehebatan tersebut, belum sepenuhnya ilmu pengetahuan mengungkap apa sebenarnya yang terkandung di dalam Royal Jelly ini. Yang sudah terungkap adalah kandungan secara umum seperti kadar air sekitar 60%-70 %, protein 13 %, karbohydrat 15 %, lemak 5 % dan zat-zat organic lainnya sekitar 1 %. Yang juga sudah diketahui adalah Royal Jelly mengandung seluruh jenis asam amino essensial dan non essensial, karbohydratnya berupa fruktosa dan glukosa, lemaknya terdiri dari asam lemak jenuh dan tak jenuh dan phospholipids. Vitamin yang terkandung didalamnya adalah seluruh jenis vitamin B, vitamin A, C, D, E dan K.
Komponen lain yang sudah terdeteksi meliputi collagen yaitu protein yang sangat penting untuk kesehatan dan pertumbuhan jaringan, kulit, rambut, kuku, tulang, otot dan dan penguat dinding-dinding saluran dalam tubuh kita. Enzym yang terdapat didalamnya meliputi enzym superoxide dismutase, catalase, peroxidase dan glutathione peroxidase. Asam nucleid yang ada meliputi DNA (deoxyribonucleic acid) dan RNA (ribonucleic acid).
Selain zat-zat tersebut juga terdeteksi di dalam Royal Jelly adanya gamma globulins yang sangat penting untuk imunisasi, dan methyl p-hydroxybenzoat (metil paraben) untuk anti oxidant.
Sebagai makanan ratu yang berusia amat sangat panjang dibandingkan dengan lebah biasa, maka sudah barang tentu Royal Jelly memiliki berbagai khasiat pengobatan antara lain :
  • Mengobati infeksi di perut, varicose, dispepsia, impotensi, fatique, anorexia, lemah sahwat, infertilitas, infeksi visrus dan bacteri. Penelitian ilmiah mengenai hal ini telah banyak dilakukan di China, Rusia dan negara-negara bekas blok timur.
  • Meningkatkan imunitas tubuh seperti yang terbukti dari penelitian di Sarajevo ketika terjadi epidemic. Patien yang diberi royal jelly hanya 9 % yang terjangkit penyakit sementara pasien yang tidak diberi Royal Jelly 40 %nya terjangkit.
  • Penelitian di Jepang tahun 2001 membuktikan bahwa Royal Jellyefective untuk mengobati fatique dan stress.Royal Jelly menurunkan kolesterol dan triglyceride seperti ditunjukkan hasil riset di China tahun 1995. Dari riset tersebut terbukti Royal Jelly menurunkan LDL yaitu kolesterol yang buruk dan menaikkan HDL yaitu kolesterol yang baik.
  • Kemampuan Royal Jelly menurunkan tekanan darah juga terbukti melalui penelitian di jepang tahun 2004 lalu.
  • Vitamin A, C dan E yang ada di dalam Royal Jelly bekerja secara sinergis dengan carotenoids mencegah kerusakan kulit karena bahan kimia atau karena matahari dan lebih jauh lagi juga menurunkan risiko kanker kulit.
  • Banyak nutrients yang ada di dalam Royal Jelly, antimicrobial proteins, berbagai enzymes dan gamma globulin bekerja sama mencegah infeksi dan menstimulasi imunitas tubuh.
  • HDA dan asam lemak jenuh rantai pendek yang ada dalam Royal Jelly berfungsi mirip detergen yang menghancurkan membrane sel bakteri, jamur dan virus. HDA juga berfungsi mencegahatheroclerosis.
  • Berbagai vitamin B yang ada dalam Royal Jelly yang kaya akan hormon, phytosterols dan phospholipids menurunkan kolesterol dan ini yang membuat orang ’awet muda’.
Royal Jelly sangat gampang rusak, oleh karenanya harus selalu disimpan dalam keadaan beku. Cara lain mengawetkan Royal Jelly adalah dengan mencampurnya kedalam Madu.Konsumsi Royal Jelly untuk makanan supplemen dan pengobatan preventive cukup satu sampai dua gram perhari. Untuk pengobatan curative dari berbagai penyakit yang disebut diatas, konsumsi Royal Jelly dapat dapat ditingkatkan antara 4 sampai 7 gram per hari.


Harga Konsumen MADU ROYAL JELLY BALITA :

Area 1 : Rp. 48.000
Area 2 : Rp. 52.000
Area 3 : Rp. 55.000

Harga Member :

Area 1 : Rp. 40.500
Area 2 : Rp. 43.500
Area 3 : Rp. 46.000

Area I Meliputi Wilayah :
Jawa, Bali, Lombok, dan Sumatera.
Area II Meliputi Wilayah :
Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Kalimantan, dan Nusa Tenggara.
Areal III Meliputi Wilayah :
Ambon, Papua, dan Timor Timur.

* Harga sewaktu - waktu bisa berubah tanpa pemberitahuan sebelumnya.
* Harga di luar ongkos kirim

Salam Sehat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar